Original Articles

MAKROFAG PENGEKSPRESI IL-1? SERTA RESPONS INFLAMASI SISTEMIK PADA FIKSASI INTERNA DINI FRAKTUR FEMUR TERTUTUP LEBIH RENDAH DIBANDINGKAN DENGAN YANG TERTUNDA

P. Astawa , M. Bakta, Budha K.

P. Astawa
. Email: ojs@unud.ac.id

M. Bakta


Budha K.

Online First: November 26, 2012 | Cite this Article
Astawa, P., Bakta, M., K., B. 2012. MAKROFAG PENGEKSPRESI IL-1? SERTA RESPONS INFLAMASI SISTEMIK PADA FIKSASI INTERNA DINI FRAKTUR FEMUR TERTUTUP LEBIH RENDAH DIBANDINGKAN DENGAN YANG TERTUNDA. Indonesia Journal of Biomedical Science 1(3).


Fiksasi interna merupakan salah satu modalitas terapi dalam penangananfraktur. Fiksasi interna dini dan tertunda masih menjadi suatu perdebatan karenaadanya perbedaan komplikasi yang ditimbulkan, terutama yang berhubungandengan respons inflamasi sistemik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiperbedaan makrofag pengekspresi IL-1? (dengan pengecatan imuno histokimia)antara saat tindakan fiksasi interna dini dan tertunda serta untuk mengetahuiperbedaan respons inflamasi sistemik ( IL-6 sebagai marker) pascafiksasi internadini dan tertunda pada fraktur femur tertutup.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental " post test onlycontrol group design". Penelitian ini dilakukan di Bagian Bedah RSUP SanglahDenpasar dengan besar sampel dihitung dengan rumus Pocock. Kemudiandilakukan uji normalitas K-S, t test, t-paired test dan uji korelasi.Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa (1) terdapat perbedaan bermaknaantara makrofag pengekspresi IL-1? pada saat perlakuan (hari I) dan makrofag saatkontrol (hari III-V) (2.37±2.98 % vs 4.99±4.89 %, p<0.05) dan (2) terdapatperbedaan yang bermakna kadar IL-6 serum sesudah fiksasi interna antarakelompok fiksasi interna dini dan tertunda (51,17± 23,19 pg/ml vs 95,39± 80pg/ml, p<0.05).Dari penelitian ini dapat dibuat suatu kesimpulan, yaitu (1) reaksi inflamasisekitar lokasi fraktur lebih rendah pada fiksasi interna dini daripada pada fiksasiinterna tertunda dan (2) kadar IL-6 pasca fiksasi interna dini lebih rendah daripada yang tertunda, dan kadar IL-6 serum sebelum fiksasi interna dapat dipakaisebagai prediktor kadar IL-6 pascafiksasi interna.
No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 9
PDF Downloads : 4