Original Articles

PENGARUH PENYIANGAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MUTU KIMIAWI, MIKROBIOLOGIS DAN ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL (Auxis tharzard, Lac)

I G. Suranaya Pandit , N. T. Suryadhi, I. B. Arka, N. Adiputra

I G. Suranaya Pandit
. Email: ojs@unud.ac.id

N. T. Suryadhi


I. B. Arka


N. Adiputra

Online First: November 26, 2012 | Cite this Article
Suranaya Pandit, I., Suryadhi, N., Arka, I., Adiputra, N. 2012. PENGARUH PENYIANGAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MUTU KIMIAWI, MIKROBIOLOGIS DAN ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL (Auxis tharzard, Lac). Indonesia Journal of Biomedical Science 1(3).


Ikan tongkol merupakan salah satu bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat dan jika dibiarkanpada suhu kamar, maka terjadi proses penurunan mutu menjadi busuk. Ikan yang sudah mengalami prosespembusukan, bila dikonsumsi dapat menimbulkan keracunan (Histamine fish poisoning). Keracunan inidisebabkan oleh kontaminasi bakteri pathogen dengan dekarboksilasi asam amino histidin oleh enzimhistidin dekarboksilase menghasilkan histamin. Bakteri ini banyak terdapat pada anggota tubuh manusiayang tidak higienis, kotoran/tinja, isi perut ikan, insang serta peralatan yang tidak bersih.Penelitian eksperimental dengan pola faktorial, yaitu faktor P adalah faktor penyiangan dengan 2 taraf,tanpa penyiangan dan penyiangan, sedangkan faktor T adalah suhu penyimpanan dengan 3 taraf yaitu suhupenyimpanan 30oC, 15oC dan 0oC.Analisis statistik terhadap mutu kimiawi seperti kadar histamin, kadar total volatil bases (TVB) dantrimetilamin (TMA) menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) pada pengaruh penyiangan dan suhupenyimpanan. Terjadi peningkatan kadar histamin, kadar TVB dan TMA selama penelitian. Selamapenelitian terjadi peningkatan jumlah koloni bakteri, jumlah Coliform, kecuali bakteri Vibrioparahaemolyticus negatif. Perlakuan penyiangan dan suhu penyimpanan 0oC memiliki mutu kimiawi,mikrobiologis terbaik sampai hari ke 10 serta masih diterima panelis.Hubungan antara kadar histamin dengan jumlah bakteri mempunyai hubungan sangat kuat, ditunjukkandengan nilai r ? 0,7 kecuali kadar histamin dengan waktu memiliki hubungan agak lemah r ? 0,5.Keamanan ikan tongkol dengan penerapan teknologi tepat guna berupa tanpa penyiangan danpenyiangan pada suhu 30oC hanya aman untuk dikonsumsi sampai hari ke 0. Perlakuan tanpa penyiangandan suhu penyimpanan 15oC aman sampai hari ke 4, sedangkan dengan penyiangan aman sampai hari ke 6.Untuk perlakuan tanpa penyiangan dan penyiangan dengan suhu penyimpanan 0oC aman sampai hari ke 10.
No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 142
PDF Downloads : 71