Original Articles

PERBAIKAN KONDISI KERJA DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI TOTAL MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN KELELAHAN SERTA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN PENGHASILAN PERAJIN PENGECATAN LOGAM DI KEDIRI-TABANAN

I P G Adiatmika , A. Manuaba, N. Adiputra, D.P. Sutjana

I P G Adiatmika
. Email: ipgadiatmika@yahoo.com

A. Manuaba


N. Adiputra


D.P. Sutjana

Online First: November 26, 2012 | Cite this Article
Adiatmika, I., Manuaba, A., Adiputra, N., Sutjana, D. 2012. PERBAIKAN KONDISI KERJA DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI TOTAL MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN KELELAHAN SERTA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN PENGHASILAN PERAJIN PENGECATAN LOGAM DI KEDIRI-TABANAN. Indonesia Journal of Biomedical Science 1(3).


Perubahan ekonomi dunia menuntut daya saing setiap perajin khususnya di Bali. Salah satudaya saing yang diusahakan adalah produksi tepat waktu. Produksi tepat waktu sebagianbesar dilakukan dengan kerja lembur seperti perajin pengecatan logam di Kediri Tabanan.Hal ini disebabkan produktivitas dan penghasilan mereka masih di bawah standar. Untuk itudperlukan suatu perbaikan dengan pendekatan ergonomi sehingga mampu bersaing,manusiawi dan berkelanjutan. Banyak perbaikan sudah dilakukan tetapi masih terjadimasalah sehingga diperlukan perbaikan secara komprehensif. Salah satu cara perbaikanadalah dengan melalui pendekatan ergonomi total. Tujuan untuk mengetahui pengaruhpendekatan ergonomi total terhadap keluhan muskuloskeletal dan kelelahan sertaproduktivitas dan penghasilan perajin. Subyek penelitian adalah 24 karyawan pengecatankerajinan logam di Kediri Tabanan pada bulan September 2007 – Maret 2007 denganrancangan sama subyek. Kondisi kerja diperbaiki dengan model pendekatan ergonomi totalsehingga diperoleh bentuk perbaikan yang paling optimal. Hasil menunjukkan adapenurunan keluhan muskuloskeletal 5,53 % dan penurunan kelelahan 6,79 % secarabermakna (p<0,05). Produktivitas karyawan meningkat 61,36% dan penghasilan perajinmeningkat 55,29% secara bermakna (p<0,05). Perubahan yang terjadi sebagai dampak dariperbaikan kondisi kerja dengan model pendekatan ergonomi total lebih besar terjadi padaproduktivitas dan penghasilan. Disimpulkan pendekatan ergonomi total menurunkankeluhan muskuloskeletal dan kelelahan serta meningkatkan produktivitas dan penghasilanperajin. Disarankan untuk menerapkan model pendekatan ergonomi total pada industri yanglain dan mendorong partisipasi aktif karyawan dalam perbaikan kondisi kerja.
No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 19
PDF Downloads : 3